Alkitab berkata, “Mereka yang hidup dalam daging, yaitu mereka yang belum bertobat, tidak mungkin berkenan kepada Allah” (Roma 8:8). Sebagai orang yang belum bertobat, tak ada satupun yang dapat dilakukan untuk diperkenan oleh Allah.

Setelah seseorang menemukan bahwa Allah sungguh ada, mulailah ia menyadarai bahwa ia telah melawan Allah dengan berbuat dosa. Ia juga telah menentang Allah dengan tidak mengasihi Dia. Dosa yang telah ia lakukan adalah dosa melawan Allah dan perintah-perintah-Nya. Itu akan menjadi sangat jelas bagi orang tersebut bahwa ini adalah benar. Tidak adanya kasih kepada Allah dalam dirinya juga akan ia lihat sebagai dosa besar. Tingkat ini sering disebut sebagai tingkat “kebangunan” (stage of “awakening) oleh kaum Puritan. Namun tidak akan dapat ada kebangunan tanpa kesadaran yang penuh akan dosa dan pengutukan terhadap diri sendiri yang mendalam.

Seseorang yang berpikir dengan mendalam, tentang kebejatan dari pikiran dan hatinya, yang berpikir, “Hatiku penuh dengan dosa, dan sangat jauh dari Allah.” Hal itu akan mengganggunya. Ia akan menjadi sangat terganggu oleh pikirannya sendiri yang penuh dosa dan tidak adanya kasih kepada Allah dalam dirinya. Ia akan menyadari bahwa seeorang dengan hati yang penuh dosa sepertinya tidak memiliki pengharapan. Ia akan melihat bahwa ini perlu dan adalah hak Allah untuk mengirimnya ke Neraka – karena ia memang layak untuk pergi ke Neraka. Ini adalah apa yang sesprang akan pikirkan ketika ia benar-benar terbangun dan menyadari bahwa ia telah melawan Allah dan berada di bawah murka-Nya oleh karena dosa-dosanya. Seseorang yang melihat betapa dirinya adalah orang yang penuh dosa, menyadari bahwa ia tidak diperkenan Allah, atau kesadaran seperti itu mungkin tumbuh dari sekedar pemahaman akan doktrin kepada pemahaman yang lebih penuh bahwa Allah telah murka dan sangat tidak senang dengannya, ia benar-benar terbangun akan fakta bahwa ia penuh dosa dan najis di hadapan Allah, orang yang demikian sudah berada pada tahap pertobatan.

Seseorang yang telah melihat dalam pengalaman bahwa ia adalah orang yang berdosa dalam pemandangan Allah, dan bahwa tidak ada “agama” ataupun “kebaikan” yang dapat menyelamatkannya. Orang demikian masuk dalam pergumulan batin yang luar biasa. Mencoba dengan banyak cara untuk mendapatkan damai dengan Allah dengan semua usahanya sendiri, namun semua usahanya untuk membuat damai dengan Allah gagal. Setelah semua perjuangan dan pergumulan batinnya, bila orang demikian memandang kepada Yesus Kristus dengan iman bahwa, “ia telah diselamatkan oleh darah Yesus Kristus dalam penebusanNya dengan penuh sukacita, Ia hanya memandang kepada Yesus sebagai juruselamat.” Maka orang yang demikian adalah orang yang telah mengalami pertobatan sejati!

Sudahkah Anda mengalami pertobatan sejati?

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga” (Matius 18:3).

Ikuti Kelas Alkitab bimbingan Ev. Dance S Suat
Setiap hari Minggu, jam 16 00-18 00 Wita
Di Lantai III Hotel Cendana, Kupang-NTT
Tlp 082124198797
Kegiatan ini tidak dipungut biaya dan terbuka untuk semua kalangan, silahkan datang bagi yang berminat. Tuhan Yesus memberkati🙂