DARI ARTIKEL DI BLOGNYA YANG BERJUDUL PROVIDETIA DAN PREDESTINASI

Definisi Predestinasi
Esra Soru:
Apa yang dimaksudkan dengan predestinasi? Doktrin predestinasi mengajarkan bahwa sejak semula (sebelum penciptaan segala sesuatu) Allah sudah menetapkan orang-orang tertentu untuk diselamatkan / masuk ke surga. Orang-orang ini disebut sebagai orang-orang pilihan.
Dance S Suat Menjawab:
• Dari definisi yang dibangun Esra Soru terlihat jelas bahwa ia tidak memahami ajaran predestinasi. Predestinasi berasal dari Kata Latin, Praedestinare “Menetapkan Lebih dulu.” Di dalam Alkitab istilah predestinasi dihubungkan dengan beberapa kata yunani Ekloge (pilihan), Prognosis (mengetahui lebih dulu), proorizo (ketetapan), prosthesis (ketetapan rencana). JADI ESRA SORU membangun definisi yang tidak sesuai dengan definisi predestinasi, yang mengherankan ia ngotot bahwa ajarannya benar. Ada apa dibalik ketidakjujuran Esra Soru memaparkan definisi Predestinasi? Definisi predestinasi tidak ada hubungannya dengan sejak semula Allah sudah menetapkan orang-orang tertentu untuk diselamatakn masuk Surga. Orang-orang ini disebut sebagai orang-orang pilihan.
• Predestinasi secara umum memiliki arti “ketetapan rencana kekal.” Predestinasi ialah ketetapan Allah atas rencana-Nya bukan atas kehidupan pribadi seseorang.
Esra Soru:

b. Double Predestination.

Pandangan ini percaya bahwa Allah menentukan orang-orang yang akan diselamatkan sedangkan orang-orang yang tidak ditentukan untuk diselamatkan tidak bisa tidak mereka ditentukan untuk binasa.

Note : Saya memegang paham “double predestination” ini.
• Menurut saya pandangan “single predestination” tidak konsekuen dan tidak logis, karena jika Allah memang menentukan segala sesuatu di dunia ini, Dia pasti menentukan orang yang akan selamat dan orang yang akan binasa.
• Juga kalau hanya sebagian manusia yang dipilih / ditetapkan untuk selamat, sedangkan setelah mati hanya ada surga dan neraka, maka tidak bisa tidak, orang yang tidak dipilih untuk selamat sama dengan ditetapkan untuk binasa.

Dance S Suat Menjawab:
Lucu sekali, mengaku memegang paham double predestination, namun diawal membuat definisi dengan definisi single predestinasi (absolute predestinasi). Ini bukti bahwa Esra Soru tidak memahami apa yang ia sendiri ajarkan. “Mereka itu hendak menjadi pengajar hukum Taurat tanpa mengerti perkataan sendiri dan pokok-pokok yang secara mutlak mereka kemukakan” 1 Timotius 1: 7. Jadi sekarang siapa yang asal bunyi mengenai Calvinist? Silahkan pembaca simpulkan!
Esra Soru Seringkali berdalih bahwa ia bukan penganut Hyper-Calvinist, namun ia sendiri mengakui bahwa definisi hypercalvinist benar. Sangat lucu dan sangat bodoh orang yang mempercayainya, hyper Calvinist adalah kelompok yang memegang teguh prinsip double predestinasi atau penganut supralapsarian itu artinya Esra Soru adalah penganut hypercalvinis
Saya tidak melihat ada kebenaran dalam definisi Predestinasi, baik single predestinasi maupun double predestinasi. Istilah Alkitab yang mengacu pada Predestinasi secara umum memiliki arti “Rencana atau Program Allah.” Predestinasi ialah ketetapan Allah atas rencana-Nya bukan atas kehidupan pribadi seseorang. Ketetapan Allah atas rencana-Nya bersifat positif dan negatif. Dalam Predestinasi ada pilihan yang harus dibuat manusia berdasarkan tanggung jawab; memilih untuk mengenapi rencana positif atau negatif. Pilihan manusia atas ketetapan Allah ada dalam Kedaulatan Allah; mereka yang memilih mengenapi rencana positif mendapat kebaikan dari Allah berdasarkan kedaulatanNya (Roma 8: 28), sedangkan mereka yang memilih mengenapi rencana negatif mendapat malapetaka berdasarkan kedaulatanNya (Amsal 16: 4)

Esra Soru:
Tidak seperti yang dikatakan D. James Kennedy, Alkitab memang menyatakan adanya orang-orang yang ditentukan untuk binasa itu (kaum reprobate).

• Amsal 16:4 – “TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuatNya untuk hari malapetaka”.

Ayat ini secara eksplisit mengatakan bahwa orang fasik dibuat untuk tujuan malapetaka/penghukuman.

Bandingkan dengan terjemahan lain :

FAYH – Segala sesuatu yang dibuat Tuhan ada tujuannya, bahkan orang-orang jahat pun untuk penghukuman.
BIS – Segala sesuatu yang dibuat oleh TUHAN ada tujuannya; dan tujuan bagi orang jahat adalah kebinasaan.

Dance S Suat Menjawab

Untuk mendukung argumentasi bahwa Tuhan menentukan dari minus kekekalan orang untuk binasa, Esra Soru mengutip ayat-ayat Alkitab. Namun sayang sekali ayat-ayat Alkitab yang dikutip kesannya terlalu dipaksakan untuk membenarkan konsep sehingga terjadi kekacauan dalam penafsirannya dan inilah ciri khas kesesatan yakni salah menafsir Alkitab, berikut ini ayat Alkitab yang dikutip.
Amsal 16: 4___Sama sekali tidak berbicara mengenai ketetapan Tuhan untuk membinasakan sebagian orang dari minus kekekalan melainkan ayat ini merupakan peringatan pada manusia bahwa segala sesuatu yang dilakukan manusia memiliki konsekuensinya, orang yang melakukan kejahatan konsekuensinya binasa (Amsal 16: 4, Yudas 5-7, Yohanes 3: 36). Hal itu diperjelas diayat selanjut Amsal 16: 5, “Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, IA TIDAK AKAN LUPUT DARI HUKUMAN,” perhatikan tulisan yang berhuruf capital, ayat tidak ada hubungan sama sekali bahwa Tuhan dari minus kekekalan menetapkan orang untuk binasa, jadi Esra Soru hanya sembarangan mengutip ayat dan hanya mengada-gada saja.
Esra Soru
Mat 11:20-22 – (20) Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizatNya: (21) ‘Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. (22) Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.

Yesus berkata bahwa kalau di Tirus, Sidon, ada mujizat-mujizat seperti yang terjadi di Khorazim dan Betsaida maka Tirus dan Sidon pasti sudah bertobat. Tetapi mengapa Tuhan dalam kenyataannya tidak memberi mujizat-mujizat itu kepada mereka? Jelas karena mereka termasuk reprobate!

Dance S Suat Menjawab

Ketika membaca cari tafsir Esra Soru, saya sedih dan lucu karena seorang pendeta punya penafsiran yang ngaco namun menyesatkan juga. Matius 11: 20-22 sama sekali tidak berbicara bahwa Tuhan menentukan Tirus dan Sidon untuk binasa dari minus kekekalan, melainkan ayat-ayat di atas merupakan perbadingan hukuman yang akan diterima Khorazim dan Betsaida akibat kekerasan hati lebih berat daripada Tirus dan Sidon. Esra Soru benar-benar ngaco dalam menafsir Alkitab, dalam Matius 15: 21-28 terjadi pertobatan di kota Sidon dan Tirus. Lalu apakah Esra Soru tidak membaca bagian ini? Saya pernah menasehati salah satu pengikuti Esra Soru dalam kelas Alkitab, bahwa system tafsir kalian sangat kacau dan berbahaya, karena hanya melihat kepentingan untuk membenarkan konsep bukan melihat konteks secara keseluruhan baik secara verbal, grammatical, historical. Ternyata Esra Soru sama buruknya dengan pengikutnya dalam menafsir!

Bersambung. Saya berusaha menanggapi tulisan Pdt. Esra Soru ditengah kesibukan mempersiapkan seminar 8-9 Agustus 2013, jadi bagi Anda yang ingin mendapat pengajaran Alkitabiah, silahkan menghadiri seminar yang dibawakan Dr. Suhento Liauw, DREE, T.HD. Informasi untuk Kupang di toko buku Kalam Hidup, Toko Buku Ramai, dan Universita Uyelindo. Untuk Soe, di mini market Three M, Hotel gaja mada dan took buku sinar Putay. Informasi umum di 082124198797..Oke, nantikan sambungan tulisan ini!

Bersambung….